air airy airyrooms aksesoris alami aman anak-anak apple asuransi asuransi jiwa bajuolahraga bali baumulut bayi belajar berita bisnis blog Bucket bucket bunga buka puasa bumi Bunga Cantik cara cara memulai usaha cepat cianjur cirebon contoh contohmusikjazz cuci dealer demo depresi diet difteri domain dosen dunia durian email family Fashion fashionpria favorit Februari food freelance furinitur Gadget Game gantungdiri gaya hidup gejala gejayan generasimaju google google pixel 4 google pixel 4 XL goreng habitat handphone hardware helm hewan hidup hidupsehat honda hosting hujan hunian hutan iklim indonesia info Info unik informasi instan interior internet ipad iphone ipode jakarta janin jaringan jazz jeruk nipis jogja Kecantikan kehamilan kendaraan keraton kerja Kesehatan knalpot kue lagu laptop layanan liburan life loadbalancing lubang mahasiswa makanan makassar medan mencuci mengatasi mie mie goreng mieinstan minuman mobil motor mudah musik musikjazz musisi niagahoster olahraga oleh oleh otomotif paket wisata jogja pancake pantai pekerjaan Pendidikan penyakit penyanyi Perempuan persiapkan perut polisi polisi dibakar ponsel pria Properti puasa ramadan ramadhan rekening rumah. mewah Scrift unik sehat sepatu sertifikasi server sixpacks smartphone Software sony vaio sosmed sparepart subtropis sumatra utara Surabaya tab tabungan takjil tas taspria teknologi tempat tepat terkini tinggal tips tkj toko bunga toyota travel Traveling trik tropis tumbuhan Tutorial twitter Umum Unik usaha Valentine vira Wanita web website wisata yahoo yamaha yamaha lexi yogyakarta

2020, Harga iPhone Bekas Bisa Rp 1,8 Juta

Rasakan.com - Saat ini, peredaran ponsel rekondisi atau bekas pakai (refurbished) yang resmi memang belum begitu besar. Namun dalam kurun waktu empat tahun mendatang, peredaran ponsel tersebut akan mencapai angka ratusan juta unit di seluruh dunia.

Harga jual rata-rata smartphone rekondisi (bekas pakai) seperti Apple iPhone dan Android Galaxy besutan Samsung bisa berkisar Rp 1,8 juta.

Pada 2015 lalu, hasil perhitungan lembaga riset pasar IDC mengungkap ada 81,3 juta unit ponsel rekondisiyang dikirimkan ke seluruh dunia. Pada 2020, jumlah tersebut bakal melonjak hingga 222,6 juta unit ponsel.

Peningkatan total pengiriman ponsel rekondisi ini mengindikasikan compound annual growht rate (CAGR) sebesar 22,3 persen.

Riset IDC juga menunjukkan persebaran pengiriman ponsel refurbished. Dari total 222,6 juta unit tadi, sebanyak 24,8 persen akan disebarkan di wilayah Amerika Utara. Sedangkan sisanya, 75,2 persen akan disebarkan ke seluruh penjuru dunia.

Pada 2020, diprediksi juga bahwa rata-rata harga ponsel refurbished akan ada di kisaran 136 dollar AS atau sekitar Rp 1,8 juta. Nilainya pun akan naik hingga mencapai 30 miliar dollar AS atau setara Rp 404,2 triliun.

Sayangnya, data tersebut tidak merinci negara mana saja yang bakal kebagian ponsel rekondisi resmi ini. Tidak disebutkan juga apakah Indonesia termasuk di dalamnya atau tidak.

Jadi strategi umum

Informasi yang dirangkum KompasTekno dari Android Authority, Rabu (23/11/2016), menyebutkan bahwa penjualan ponsel rekondisi sudah menjadi strategi mainstream atau umum di pasar Amerika Serikat (AS).

Ke depannya, makin banyak operator seluler yang mengadopsi strategi ini di Eropa dan Asia.

Sekarang pun vendor smartphone Apple telah mulai menawarkan ponsel rekondisi resmi buatannya. Berikutnya, Samsung dikabarkan akan mengikuti strategi yang sama.

Apple juga sudah mulai memasarkan iPhone rekondisinya ke pasar negara-negara berkembang, seperti di India.

Ponsel rekondisi yang resmi memang mulai banyak dicari oleh pengguna. Pasalnya, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan ponsel yang sama saat dirilis. Selain itu, ponsel rekondisi ini resmi dirilis oleh perusahaan pembuatnya.

“Permintaan ponsel bekas sudah mulai tumbuh di sejumlah negara, salah satunya AS," terang Research Manager IDC, Anthony Scarsella.

Pendorong tren ini menurut Scarcella adalah operator telekomunikasi yang harus memberikan perangkat pengganti untuk konsumen yang membeli paket bundling dengan jaminan asuransi.

“Di sisi lain, ponsel bekas memberi pilihan baru bagi konsumen dengan situasi keuangan terbatas dan tidak bisa membayar paket cicilan,” imbuhnya.

sumber : Kompas.com
Label:

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.