air airy airyrooms aksesoris alami aman anak-anak apple asam lambung asuransi asuransi jiwa bajuolahraga bali baumulut bayi belajar berita bisnis blog Bucket bucket bunga buka puasa bumi Bunga Cantik cara cara memulai usaha cepat cianjur cirebon contoh contohmusikjazz cuci DBD dealer demam demam berdarah demo depresi diet difteri domain dosen dunia durian email family Fashion fashionpria favorit Februari food freelance furinitur Gadget Game gantungdiri gaya hidup gejala gejayan generasimaju germas google google pixel 4 google pixel 4 XL goreng habitat handphone hardware helm hewan hidup hidupsehat honda hosting hujan hunian hutan iklim indonesia info Info unik informasi instan interior internet ipad iphone ipode jakarta janin jaringan jazz jeruk nipis jogja Kecantikan kehamilan kendaraan keraton keringat keringat dingin kerja Kesehatan knalpot kue lagu lambung laptop layanan liburan life loadbalancing lubang mahasiswa makanan makassar mayora medan mencuci mengatasi mie mie goreng mieinstan minuman mobil motor mudah musik musikjazz musisi niagahoster obat olahraga oleh oleh otomotif paket wisata jogja pancake pantai pekerjaan Pendidikan penyakit penyanyi Perempuan persiapkan perut polisi polisi dibakar ponsel pria Properti puasa ramadan ramadhan rekening rumah. mewah Scrift unik sehat sepatu sertifikasi server sixpacks smartphone Software sony vaio sosmed sparepart subtropis sumatra utara Surabaya tab tabungan takjil tas taspria teknologi tempat tepat terkini tinggal tips tkj toko bunga toyota travel Traveling trik trombosit tropis tumbuhan Tutorial twitter Umum Unik usaha Valentine vira Wanita web website wisata yahoo yamaha yamaha lexi yogyakarta

Mengungkap ritual mistis penggandaan uang Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Mengungkap ritual mistis penggandaan uang Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Rasakan.com - Tersangka pembunuhan, Dimas Kanjeng Taat Pribadi memiliki segudang modus dalam kasus penggandaan uang. Praktik tersebut dikemasnya dalam ritual mistis. Pertama adalah air yang dianggap sakti. Bagi Taat Pribadi, air ini untuk mendapatkan uang berlimpah tiada habisnya.
"Dari pemeriksaannya, tersangka itu sering memberikan air yang kata dia (Taat Pribadi) itu mempunyai kesaktian dan berkaromah," kata Kasubdit I Kamneg Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Cecep Ibrahim kemarin.

Padahal pada kenyataannya air yang diberikan tidak mempunyai kesaktian apa-apa. Namun, tersangka di depan pengikutnya berdalih kalau airnya itu mampu mendatangkan rejeki.

Karena, menurut pengakuan tersangka, airnya itu didapat secara gaib dengan melakukan ritual khusus. Untuk mendapatkannya, Taat Pribadi minta pengikutnya untuk mengeluarkan mahar.

"Air itu diberikan setiap pengajian istigasah. Padahal air itu seperti air pada umumnya tidak ada kesaktian apapun," jelas dia.

Yang kedua adalah bolpoin sakti yang bisa menguasai tujuh bahasa. Kepada para pengikutnya, Taat mengaku memiliki bolpoin tersebut. Namun saat dicoba oleh polisi, hasilnya berbanding dengan bualan Taat.

"Waktu dicoba sama penyidik. Bolpoin sakti itu, ternyata pengikutnya itu tidak bisa. Ketika saya coba menggunakan asing tidak bisa apa-apa," tutur perwira dua melati di pundak tersebut.

Ketiga adalah peti ajaib tempat khusus menyimpan emas atau uang. Taat mendoktrin bahwa di dari dalam peti tersebut berisi emas yang tidak pernah habis.

"Untuk kotak ajaib katanya kalau emas diambil tidak ada habisnya, waktu dicoba ternyata iya tidak benar semuanya. Begitu, pengikutnya kok percaya dengan ucapan tersangka," terangnya.

Dan yang keempat adalah jin ifrit peliharaan Taat Pribadi. Diyakini bahwa makhluk halus tersebut yang membantunya menggandakan uang. Namun saat diminta mempraktikkan di hadapan penyidik, Taat berkilah dan beralasan kekuatannya lemah serta jin telah kabur.

"Katanya dia (Taat), jinnya itu kabur atau hilang karena terkena gas air mata, saat proses penangkapan dan penggerebekan," terang Cecep.

Polisi pun mengimbau agar masyarakat tak teperdaya modus penggandaan uang berkedok agama seperti kasus Taat Pribadi. "Jadi kalau ada orang yang bisa melipatgandakan uang dan dalam waktu yang singkat itu bohong," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Agus Riyanto.

Label: ,

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.