Lomba 17 Agustus Yang Seru

Sebentar lagi hari besar yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia akan datang. 17 Agustus 2015 memperingati Hari Kemerdekaan dan tidak terasa negara Indonesia kita tercinta telah merdeka selama 70 tahun. Usia yang saya rasa cukup tua untuk negara yang merdeka. Seluruh rakyat menyambut nya dengan gegap gempita dan pesta rakyat yang unik. berikut akan saya ulas kembali pesta rakyat, khususnya buat anak-anak yang mengharapkan hadiah di beberapa perlombaan di Hari Kemerdekaan yang juga pernah saya alami dan untuk bernostalgia sedikit buat kawan-kawan yang masa kecilnya juga pernah merasakan hal yang sama.

1. Lomba Makan Kerupuk

lomba makan kerupuk
susahnya makan kerupuk dengan gigi ompong hahaha
Nah ini nih lomba paling greget sekaligus paling tenar hingga sekarang. Aturan main dari lomba makan kerupuk ini cukup mudah di pahami, tetapi sulit ketika di coba. Kerupuk yang menggantung harus di makan habis tanpa bantuan tangan, jadi hanya menggunakan lidah dan mulut. Disamping kita harus menghabiskan kerupuk dengan rasa eneg, kita sering mendapat perlawanan yang berat. Terkadang musuh yang dihadapi begitu berat, bukan cuma berat badan alias gemuk. tetapi kadang saya berlomba juga dengan anak yang badannya lebih tinggi daripada saya. Dan pernah saya punya pengalaman memenangkan lomba ini, Juara 1 yang spesial. Kenapa spesial, karna waktu di final musuh saya selain lebih tinggi juga badannya gemuk-gemuk. Jadi kemenangan tersebut luar biasa bagi saya ^_^

2. Lomba Balap Kelereng di atas Sendok

lomba kelereng
Bibir langsung monyong bila ikut lomba ini hahaha
Susah, itulah kata yang bisa diwakilkan untuk perlombaan ini. Permainan ini cukup sulit karena tanagn tidak boleh digunakan dan kelereng di sendok tidak boleh jatuh serta peserta harus cepat-cepatan mencapai garis finish. Sangat sulit memang, bahkan saya pun tidak pernah sekalipun memenangkan lomba ini. Bermacam-macam teknik kecurangan pun muncul, ada yang membawa sendok dari rumah, ada yang pakai lem, ada yang di gigit ujung sendoknya, dll. Dan efek dari pengalaman ini yang pernah saya alami, gigi dan bibir jadi sakit plus ngilu hahaha.

3. Panjat Pinang

panjat pinang
Dorong, injak, jatuh, ulang lagi hahahaha
Panjat pinang merupakan lomba dengan hadiah terbesar. Hadiahnya bisa berupa Sepeda anak-anak, Baju, Kipas angin, dll. Tetapi dibalik hadiah yang wow terdapat kesulitan yang juga wow. Panjat pinang merupakan perlombaan di Hari Kemerdekaan dengan tingkat kesulitan tertinggi. Dibutuhkan 3-4 orang untuk bisa memanjat batang pinang yang dilumuri Oli atau Lumpur. Kelompok yang menang bebas menentukan hadiah yang diambil di puncak pinang. Dan saya sendiri belum pernah sekalipun mencoba apalagi memenangkan lomba ini walau hadiah yang saya lihat sangat menggiurkan. Yang menarik bagi saya adalah filosofi dalam perlombaan ini, berjuang bersama untuk mencapai puncak, dan pantang menyerah walau keadaan sulit. Setidaknya itulah yang pernah dialami pahlawan kita untuk memperjuangkan kemerdekaan. 

4. Lomba Memasukkan Pensil ke dalam Botol

"Ya Tuhan tolong aku"
Ini merupakan perlombaan yang membutuhkan konsentrasi dan ketenangan tingkat tinggi. Karena pensil yang digantung dengan tali yang diikat ke pinggang harus dimasukkan kedalam botol. Apabila kita terlalu terburu-buru maka pensil akan bergoyang dengan ganas dan menyulitkan kita untuk memasukkannya ke dalam lubang botol. Teknik satu-satunya seperti yang saya sebutkan diatas adalah Ketenangan dan Konsentrasi tidak perlu buru-buru, dan saya pernah 2 kali memenangkan lomba ini Juara 2 dan Juara 3. Permainan ini sangat seru, sangat disayangkan apabila ada daerah yang tidak melombakannya.

5. Balap Karung

balap karung
Jatuh bangun aku mengejarmu sylalala
Ini dia perlombaan paling populer di saat 17 Agustus. Balap karung, perlombaan paling seru dan dibutuhkan teknik maupun skill khusus agar tidak mudah jatuh dan bisa lompat dengan cepat sehingga menjadi pemenang. Perlombaan yang cukup sulit agar mencapai garis finish dengan waktu tercepat ini sudah sangat populer di masyarakat Indonesia. Jatuh bangun pernah saya alami ketika mengikuti perlombaan ini dan tidak pernah sekalipun jadi Juara. Susah sekali bro, selain karung yang kadang terinjak bisa juga karena kecepatan loncat dan lupa ngerem sehingga sering jatuh dan kalah. Dan bagi kawan-kawan yang pernah jadi juara balap karung bisa sekalian mencoba ikut casting film horror, jadi Pocong, karena dari kecil udah terlatih loncat-loncatan hahaha becanda.

6. Tarik Tambang

Penerus Indonesia yang kuat dan pantang menyerah "Ayo dek, tarik celananya, ups"
Nah ini dia lomba yang lebih seru lagi. Tarik tambang, permainan yang sudah mendunia ini tentunya sangat menguras tenaga. Permainan yang membutuhkan teknik dan juga tenaga extra ini tentu sangat ramai penggemarnya. Saling tarik antara dua kubu yang saling berlawanan ini tentunya sangat seru. Anak-anak mungkin jarang dilombakan tetapi umumnya di lombakan untuk remaja dan orang dewasa saja, karena tarik tambang selain seru juga beresiko mendapatkan cedera atau luka ketika terjatuh, tetapi resiko kadang kalah oleh keseruan permainan ini. Saya sering ikut permainan ini dengan berbagai teknik, salah satunya dengan menempatkan teman paling gede di barisan belakang dan saya sendiri di depan dan paling dulu jatuh hingga sering kalah haha, but its fun game.


 7. Bakiak

lomba bakiak
Cie si bapak modus nyungsep biar dipeluk sama mbaknya di belakang tuh hahaha.
Bagi saya Bakiak merupakan lomba untuk melatih kebersamaan. Karena lomba ini memerlukan kelompok yang memakai sendal panjang dari kayu atau sejenisnya yang bisa dipakai 3-4 orang dan harus bersama-sama satu tujuan untuk mencapai garis finish. Lomba bakiak ini diperlukan konsentrasi, ritme, kekompakan, teknik, dan juga rencana yang matang agar dapat berhasil melaju ke garis finish tanpa harus jatuh. Kesulitan dalam permainan bakiak ini adalah ritme langkah yang tidak selaras atau tidak sama akan membuat salah satu anggota akan jatuh dan yang lain tentu akan ikut jatuh. Itulah kelucuan dan keseruan dari permainan bakiak ini. Saya sering kesusahan dalam permainan ini karna kadang teman satu kelompok gendut-gendut jadi susah menyesuaikam ritme langkah. Tidak pernah sekalipun memenangkan lomba ini, yang ada malah sendalnya yang putus saking beratnya yang memakai.

8. Sepakbola Daster / Sarung
sepakbola daster
Inilah kesebelasan para pria "perkasa"
Sepakbola umumnya dimainkan dengan menggunakan jersey klub atau baju olahraga. Bayangkan jika permainan ini dimainkan oleh bapak-bapak yang memakai daster/baju panjang wanita atau sarung. Tentu sangat lucu melihat mereka saling memperebutkan bola untuk dimasukkan ke kiper, jika kawan-kawan pernah jadi kiper disarankan cuma diam saja dan bentangkan kaki lebar-lebar karna bola akan terhalang oleh sarung dan daster yang lebar hahaha. Permainan ini umumnya seperti futsal dengan lapangan kecil dan ada wasit juga seperti sepakbola umunya, bola diperebutkan untuk di goal kan ke gawang musuh. Saya pernah jadi Juara 1 dan top skor di komplek -__-", seperti banci kaleng yang main bola, cucoook.

9. Lomba merias wajah dengan mata ditutup

Ibu-ibu adu skill, lipstik ke mata, bedak ke bibir ^^
Lomba yang satu ini kebanyakan untuk ibu-ibu, tetapi ada juga lo dari pihak bapak-bapak yang ikut lomba ini. Lomba ini berkelompok dengan 2 orang, yang merias matanya di tutup dan merias teman yang ada didepannya. Kelucuan dari lomba ini adalah ketika yang dirias adalah cowok, kebayang bikin illfeel, make up yang di pakaikan ke teman satu kelompok kadang melenceng. Lipstik ke pipi, bedak dengan ketebalan seperti tepung 3 kilo di wajah, malah ada yang ke colok mata temennya waktu pakai pensil alis hahaha. Dan kalau agan-agan nanya apa saya pernah ikut, hmmm ya iyalah Pernah. Apa yang terjadi dengan diri saya ? waktu itu hasilnya lumayan buat saya bisa nongkrong di perempatan jalan sambil ngamen hahaha.

10. Lomba Joget Balon

joget balon
Om fokus om..Liat balon yang di atas aja kenapa.
Lagu yang aduhai, balon yang besar, pasangan yang romantis. Joget balon, lomba yang lucu ini dilakukan oleh sepasang kekasih yang pastinya kocak dan mengundang tawa. Selain orang tua, anak-anak juga bisa berpartisipasi untuk mengikuti lomba joget balon ini, penjurian dari lomba joget balon ini adalah dimana pasangan joget terheboh dan terbaik tetapi balon tidak sampai jatuh, itulah pememenangnya. Saya walau pun seorang jomblo pernah ikut lomba ini dan pasangan saya (sesama cowok) yang juga jomblo berhubung cewek gak ada yang mau, mungkin belum cukup umur juga. Rasa takut bercampur mau muntah terbayang dibenak saya ketika balon yang ada dimuka pecah dan muka kami saling ..............(sensor). Dan untuk lomba ini balonnya duluan pecah sebelum lagu habis, seperti mewakili hati ini yang selalu pecah tanpa pasangan hahay.

11. Lomba Gigit Koin

Rakus bener ini mbak, sampai mau dimakan semua.
Lomba ini mirip seperti makan kerupuk, tidak diperkenankan memakai tangan. Yang kita gunakan adalah mulut dan sedikit mental buat bagi-bagi koin dari mulut ke mulut. Permainan gigit koin ini sangatlah lucu. Koin yang di tempelkan di pepaya atau kelapa ini tentu sangat lucu. Koin yang harus diambil (bukan dimakan) dengan mulut tanpa bantuan tangan ini tentu sangat seru, Kelapa atau pepaya yang dilumuri coklat atau arang ini tentu sangat lucu untuk disaksikan. Setelah perlombaan ini berakhir bisa dipastikan anda akan terkejut dengan wajah anda yang sebelumnya ganteng menjadi porak poranda. Saya pernah ikut lomba ini dan tidak menang. Tapi sisi positifnya bisa bawa pulang koin buat beli permen demi menetralisir mulut yang gak ketolongan bau pepaya dan campuran kimia berbahaya dari mulut orang lain.

Nah itu tadi yang bisa saya tulis mengenai perlombaan yang unik dan seru di hari kemerdekaan yang sebentar lagi akan kita rayakan. Bila di daerah Anda belum ada beberapa perlombaan diatas, coba rekomendasikan permainan di atas agar kegiatan 17 Agustus di daerah rumah Anda menjadi lebih seru, meriah dan lucu. Kalau dari kecil anda masih penasaran tidak pernah menang, mungkin anda bisa mencoba di tahun ini, hahahaha. Sekian semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel