Apa Itu Videografi? Panduan Lengkap untuk Pemula

Nabil Seff
0
apa itu videografi

Pendahuluan

Pernahkah kamu bertanya-tanya, apa itu videografi dan mengapa bidang ini begitu populer di era digital? Videografi kini menjadi salah satu keterampilan penting yang tidak hanya dipelajari oleh mahasiswa desain atau siswa DKV, tetapi juga digemari content creator dan pelajar SMA. Lewat videografi, kita bisa menyampaikan pesan, cerita, dan ide dengan cara yang lebih hidup dan memikat dibandingkan foto atau teks semata.


Dalam panduan lengkap ini, kamu akan menemukan dasar-dasar videografi pemula, mulai dari definisi, peralatan yang dibutuhkan, teknik dasar, hingga tips praktis agar hasil videomu terlihat profesional. Artikel ini disusun dengan gaya bahasa sederhana, enak dibaca, dan langsung bisa dipraktikkan, terutama untuk kamu yang baru menapaki dunia videografi atau sekadar ingin mengasah skill sebagai content creator.


Apa Itu Videografi?

Secara sederhana, videografi adalah seni dan teknik merekam gambar bergerak dengan kamera, kemudian mengolahnya menjadi sebuah karya visual yang bercerita. Berbeda dengan fotografi yang hanya menangkap satu momen, videografi memungkinkan kita merekam alur cerita lengkap, termasuk gerakan, ekspresi, hingga suara.


Dalam konteks videografi, tujuan utamanya bukan hanya dokumentasi, tetapi juga komunikasi visual yang kuat. Misalnya, membuat video iklan, film pendek, profil sekolah, atau bahkan konten untuk media sosial.

Ringkasnya:

·         Fotografi = menangkap momen diam.

·         Videografi = menangkap momen bergerak + suara + alur cerita.


Mengapa Videografi Penting untuk Pemula?

Kalau kamu siswa DKV atau mahasiswa desain, menguasai videografi memberikan banyak manfaat, di antaranya:

1.      Meningkatkan keterampilan komunikasi visual
Video dapat menyampaikan pesan lebih cepat, jelas, dan emosional.

2.      Membuka peluang karier
Dari videografer event, editor video, hingga content creator.

3.      Mendukung karya desain
Videografi bisa melengkapi portofolio, baik untuk tugas kuliah maupun profesional.

4.      Selaras dengan tren industri
Permintaan konten video terus meningkat, terutama di platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.


Peralatan Dasar untuk Videografi Pemula

Jangan khawatir, untuk memulai videografi pemula, kamu tidak perlu alat mahal. Berikut daftar perlengkapan yang bisa digunakan:

·         Kamera: Smartphone modern, DSLR, atau mirrorless.

·         Lensa: Kit lens bawaan sudah cukup; tambahan lensa prime (50mm) untuk portrait.

·         Tripod: Agar hasil stabil dan tidak goyang.

·         Microphone: Lavalier atau shotgun untuk audio yang lebih bersih.

·         Lighting: Bisa pakai ring light, softbox, atau cahaya alami.

·         Storage: Kartu SD dan hard drive untuk menyimpan file.

·         Software editing: CapCut (gratis), DaVinci Resolve (gratis), Adobe Premiere Pro (profesional).


Tips: Mulailah dengan alat yang ada. Bahkan smartphone bisa jadi senjata ampuh kalau dipakai dengan teknik yang benar.

apa itu videografi



Teknik Dasar Videografi

Agar video terlihat lebih profesional, kuasai beberapa teknik berikut:

1.      Rule of Thirds
Tempatkan subjek di perpotongan garis imajiner agar komposisi lebih seimbang.

2.      Variasi Shot (Wide, Medium, Close-Up)

o    Wide shot → memberikan konteks.

o    Medium shot → fokus pada aksi.

o    Close-up → menampilkan emosi.

3.      Stabilitas
Gunakan tripod atau teknik handheld yang stabil.

4.      Gerakan Kamera Bermakna
Jangan asal menggeser kamera; pastikan gerakan mendukung cerita.

5.      Pencahayaan Dasar
Gunakan prinsip three-point lighting (key, fill, back light).

6.      Audio Berkualitas
Audio buruk bisa merusak keseluruhan video. Gunakan mic eksternal bila memungkinkan.


Alur Kerja Videografi (Workflow)

Videografi bukan hanya menekan tombol rekam. Ada alur kerja yang perlu dipahami:

1. Pra-Produksi

·         Menentukan ide dan tujuan video.

·         Menulis script atau outline.

·         Membuat storyboard atau shotlist.

·         Mempersiapkan alat dan lokasi.

2. Produksi

·         Melakukan shooting sesuai rencana.

·         Mengatur pencahayaan dan audio.

·         Mengambil beberapa take agar punya cadangan.

·         Merekam footage tambahan (B-roll).

3. Pasca-Produksi

·         Editing dasar: memotong dan menyusun footage.

·         Menambahkan audio, musik, dan efek suara.

·         Color correction dan color grading.

·         Export video sesuai kebutuhan platform.


Tips Praktis Videografi untuk Pemula

1.      Rencanakan sebelum syuting: Jangan asal ambil gambar tanpa konsep.

2.      Gunakan cahaya alami: Shooting di luar ruangan pagi atau sore hari lebih aman.

3.      Ambil lebih banyak footage: Lebih baik kelebihan stok daripada kekurangan.

4.      Fokus pada audio: Pastikan suara jernih dan minim noise.

5.      Belajar dari proyek kecil: Mulai dari video 1 menit, lalu tingkatkan kompleksitasnya.


Contoh Proyek Videografi Sederhana

Kalau kamu masih belajar, coba beberapa proyek berikut:

·         Video Profil Sekolah (2–3 menit).

·         Iklan Produk Mini (30 detik).

·         Film Pendek (3–5 menit).

·         Tutorial Praktis (1 menit).

·         Video Dokumenter Mini (3–4 menit).

Setiap proyek ini bisa jadi bahan portofolio yang berguna di masa depan.


Kesalahan Umum Videografi Pemula

Agar lebih cepat berkembang, hindari kesalahan berikut:

·         Mengabaikan audio.

·         Tidak punya variasi shot.

·         Exposure berubah-ubah karena auto mode.

·         Tidak melakukan backup file.

·         Lighting terlalu gelap atau overexposed.


Kesimpulan

Sekarang kamu sudah lebih paham tentang apa itu videografi, peran pentingnya dalam jurusan DKV, serta langkah-langkah memulai sebagai videografi pemula. Ingat, kamu tidak perlu alat mahal untuk membuat karya keren. Yang dibutuhkan adalah konsep jelas, latihan konsisten, dan keberanian bereksperimen.


Videografi bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan medium untuk bercerita. Jadi, mulailah dengan proyek kecil, kumpulkan portofolio, dan terus belajar.


Bagaimana menurutmu? Proyek videografi apa yang paling ingin kamu coba pertama kali? Tulis di kolom komentar, yuk diskusi bareng!

 

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

Posting Komentar (0)
3/related/default