air airy airyrooms aksesoris alami aman anak-anak apple asuransi asuransi jiwa bajuolahraga bali baumulut bayi belajar berita bisnis blog Bucket bucket bunga buka puasa bumi Bunga Cantik cara cara memulai usaha cepat cianjur cirebon contoh contohmusikjazz cuci dealer demo depresi diet difteri domain dosen dunia durian email family Fashion fashionpria favorit Februari food freelance furinitur Gadget Game gantungdiri gaya hidup gejala gejayan generasimaju google google pixel 4 google pixel 4 XL goreng habitat handphone hardware helm hewan hidup hidupsehat honda hosting hujan hunian hutan iklim indonesia info Info unik informasi instan interior internet ipad iphone ipode jakarta janin jaringan jazz jeruk nipis jogja Kecantikan kehamilan kendaraan keraton kerja Kesehatan knalpot kue lagu laptop layanan liburan life loadbalancing lubang mahasiswa makanan makassar medan mencuci mengatasi mie mie goreng mieinstan minuman mobil motor mudah musik musikjazz musisi niagahoster olahraga oleh oleh otomotif paket wisata jogja pancake pantai pekerjaan Pendidikan penyakit penyanyi Perempuan persiapkan perut polisi polisi dibakar ponsel pria Properti puasa ramadan ramadhan rekening rumah. mewah Scrift unik sehat sepatu sertifikasi server sixpacks smartphone Software sony vaio sosmed sparepart subtropis sumatra utara Surabaya tab tabungan takjil tas taspria teknologi tempat tepat terkini tinggal tips tkj toko bunga toyota travel Traveling trik tropis tumbuhan Tutorial twitter Umum Unik usaha Valentine vira Wanita web website wisata yahoo yamaha yamaha lexi yogyakarta

Orang Indonesia Sering Pasang "Adblocker" di Smartphone

Orang Indonesia Sering Pasang "Adblocker" di Smartphone

RASAKAN.com - Layanan pemblokir iklan alias ad-blocker tumbuh subur di Asia. Beberapa negara getol menggunakan layanan tersebut adalah Indonesia, China, India, dan Pakistan.

Menurut laporan PageFair, 36 persen pengguna smartphone di Asia Pasifik menggunakan peramban ad-blocker untuk berselancar maya.
Jika dirinci, China meraup 159 juta pengguna aktif tiap bulannya, lalu disusul India (122 juta), Indonesia (38 juta), dan Pakistan (10 juta). Secara keseluruhan ada 419 juta pengguna peramban ad-block mobilesaat ini.

Jumlah itu mewakili 22 persen dari 1,9 juta basis penggunasmartphone global. Dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan adopsinya mencapai 90 persen.
Ada banyak aplikasi ad-blocker yang tersedia di Google Play Store danApple App Store. Menurut Head of Ecosystem PageFair Johnny Ryan, peramban UC Browser milik Alibaba adalah salah satu aplikasi populer yang paling banyak diandalkan, sebagaimana dilaporkan Niemanlabdan dihimpun KompasTekno, Kamis (7/1/2016).
Orang Indonesia Sering Pasang "Adblocker" di Smartphone

Secara garis besar, kata Ryan, China dan Indonesia menunjukkan pertumbuhan penetrasi yang signifikan. Hal ini tak lepas dari harga internet mobile yang terhitung mahal di kedua negara.
Netizen di China dan Indonesia enggan membuang kuota data hanya untuk dijejali konten komersil. Selain itu, mereka juga merasa terganggu dengan paparan iklan.
Fakta terbalik tampak di Amerika Utara dan Eropa. Hanya 1,2 persen dari total pengguna smartphone di Amerika Utara yang menggunakan peramban adblock. Eropa sedikit lebih tinggi dengan adopsi sebesar 2,7 persen dari basis pengguna smartphone.
Label: ,

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.